WARTA

Senin, 19 November 2018 - 16:41

4 minggu yang lalu

logo

Ternate Menyambut Tuan Rumah ICCF 2019

Setelah berhasil menyelenggarakan Pesta Komunitas tahun kedua bertajuk “Co’ou Kaha Kie Se Kolano” selama tiga hari,  kolaborasi semua komunitas dan industri kreatif disatukan dalam road map komunitas untuk menyambut Ternate sebagai tuan rumah Festival Kota Kreatif terbesar di Indonesia pada tahun 2019 mendatang.

“Hasil dari kolaborasi komunitas akan dituangkan dalam road map kegiatan komunitas menuju pesta komunitas Ternate di tahun berikut, yang rencananya akan digabungkan dengan Festival Kota Kreatif Indonesia,” kata Ketua Jaringan Komunitas Ternate (Jarkot), Zandri kepada jalamalut.com usai acara penutupan Pesta Komunitas kedua, pada malam akhir pekan kemarin, Minggu 18 November 2018, di Fort Orange, Ternate.

Zandry menambahkan, pesta komunitas Ternate tahun kedua merupakan rangkaian kegiatan selama setahun yang melibatkan banyak komunitas. “Tanpa kolaborasi penuh dari banyaknya komunitas di Ternate, pesta ini bukanlah apa-apa,” katanya.

Zandry bilang, menggeliatnya komunitas di Ternate dapat meningkatkan pertumbuhan industri ekonomi kreatif di Ternate. “Harapannya tentu dapat meninggalkan jejak sosial dan ekonomi yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi kreatif,” harapnya.

Sementara itu, Faisal Umar DJ. Kao, salah satu penggerak komunitas dari Guraici Local Guide yang juga terlibat dalam pesta komunitas Ternate, mengaku kegiatan tersebut adalah upaya merajut kebersamaan sesama pelaku komunitas di Maluku Utara. “Ini menarik karena dengan membuat perubahan, kita cukup dengan berkomunitas dan berjejaring. Ya, karena masyarakat juga dapat turut berkomunitas,” jelasnya.

Pesta komunitas tahun kedua, diakuinya, sudah cukup baik. Hal ini dilihat dari banyaknya keterlibatan komunitas. “Ini sangat luar biasa, berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini mencapai 100 komunitas,” katanya, sambil berharap, di tahun berikut, semakin banyak pelaku komunitas yang mau terlibat dalam pesta komunitas Ternate.

Perayaan untuk para penggerak komunitas dan industri kreatif itu berlangsung meriah dan khidmat. Gelaran orang muda kreatif yang berlangsung  ini, melibatkan sekiranya 100 komunitas dari enam kabupaten/kota yang berasal dari lima provinsi di Indonesia. Para penggerak komunitas menampilkan karya-karyanya di stand yang disediakan panitia. Sementara penggerak industri kreatif menjajakan produk khas mereka.

Pagelaran yang melibatkan Indonesia Creative Cities Network (ICCN) tersebut menghadirkan sejumlah orang muda kreatif dari luar Maluku Utara, Rendra Manaba, founder Kendari Kreatif, Galih Sedayu, konsultan Wonderful Indonesia Jepang dan Thailand, Shinta S Putri, Divisi Program Bandung Creative Cities Forum, Arif Budiman, Sekjen ICCN, dan Rama Ashari, Ketua Makassar Creative Community Forum.

Warga di Ternate terlihat antusias  mengunjungi dan menyaksikan setiap stand dari para pelaku komunitas. Pagelaran musik, seni tari, serta stand up comedy juga ikut meramaikan jalannya pesta komunitas.

Salah satu pengunjung, Rifki Anwar, kepada Jalamalut, mengaku terhibur dengan pagelaran kedua pesta komunitas. “Senang saja ya, kita bisa isi waktu sambil lihat karya-karya yang keren dari sejumlah komunitas,” katanya.

Penulis: Rajif Duchlun (Redaktur Jalamalut)

Baca Lainnya