WARTA

Sabtu, 16 Maret 2019 - 15:37

1 bulan yang lalu

logo

Pentingnya Peran Arsitektur dan Penggerak Ekonomi Kreatif di Daerah

Arsitektur berperan penting untuk menunjang subsektor pilar ekonomi kreatif, sehingga penting ruang kolaborasi para arsitektur dan pelaku ekonomi kreatif didukung oleh pemerintah Maluku Utara.

Hal tersebut disampaikan oleh sekretaris Panitia Rapat Kerja Nasional Ikatan Arsitektur Indonesia 2019, M. Ardiyanysah, dalam diskusi rutin atau gelaran Ngopi Bareng Arsitektur ke-4 di Benteng Oranje pada Jumat, 15 Maret 2019. Gelaran ini mengambil tajuk “Arsitek dan Pilar Ekonomi Kreatif”.

Dalam kegiatan tersebut, Panitia pelaksan kegiatan Rapat Kerja Nasional Ikatan Arsitektur Indonesia (RAKERNAS IAI) 2019 menghadirkan Narasumber Arsitek Nasional yang juga merupakan salah satu peserta RAKERNAS IAI Andi Rahman, selaku Penggagas Komunitas DEMAYA (Desainer Muda Surabaya)  dan Nuryadin Rachman selaku penggagas sekaligus visioner Ternate AZIK (Ternate Akselerasi Zona IKM Kepariwisataan). dan dipandu oleh Host M. Ardiyansyah yang juga merupakan Pengurus IAI Maluku Utara sekaligus Sekretaris Panitia pelaksana dari RAKERNAS IAI 2019.

Andi Rahman menguraikan, beberapa konsep dan gagasan terkait dengan peran Arsitek dalam meningkatkan ekonomi kreatif yakni, pentingnya sinkronisasi pemerintah dan pelaku usaha di bidang swasta untuk bersinegrisitas guna menyalurkan imajinasi dan karya arsitek.

Beliau juga menekankan pentingnya peran Arsitek sebagai platform untuk menguatkan kreatifitas dalam sebuah desain ataupun karya, “sehingga pemerintah perlu memperhatikan dan juga mendorong arsitek-arsitek Malut untuk membentuk biro arsitek sebagai mitra penguatan desain agar terwujudnya kreatifitas untuk menunjang ekonomi kreatif di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi Malut,”kata Andi.

Nuryadin Rachman selaku Narasumber kedua memaparkan beberapa program yang sudah dijalankan oleh Ternate Azik di kota Ternate. Katanya, beberapa capaian dari program yang sudah dijalankan Oleh Ternate Azik turut membantu menunjang pendapatan pelaku ekonomi mikro untuk dapat bersaing dikanca nasional baik dibidang kuliner, rempah-rempah, maupun kepariwisataan.

Nuryadin Rachman juga menuturkan pentingnya kerja sama dan akselerasi antara Pemerintah daerah dan Ikatan Arsitek Indonesia Malut untuk dapat bersama-sama membangun Kota Ternate yang unggul dalam kreatifitas serta mandiri secara ekonomi dan mampu bersaing dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia. (RLS/RDS)

Baca Lainnya