WARTA

Selasa, 19 Maret 2019 - 19:22

5 bulan yang lalu

logo

Women's March Ternate saat diskusi perdana Kelas Feminis di Benteng Oranje pada Minggu, 17 Maret 2019.

Diskusi Perdana Kelas Feminis di Benteng Oranje

Women’s March Ternate menggelar diskusi perdana Kelas Feminis di Benteng Oranje pada Minggu, 17 Maret 2019. Diskusi ini bertajuk “Gender dan Seksualitas” yang difasilitasi langsung oleh Kordinator Women’s March Ternate, Rasna Jubair.

Rasna menuturkan Kelas Feminis ini bertujuan untuk menggalang teman-teman di Kota Ternate agar berpatisipasi dalam kegiatan Women’s March se-Indonesia pada April mendatang. Selain itu, kelas ini juga bertujuan sebagai media kampanye terkait fenomena kekerasan seksual yang banyak melibatkan perempuan sebagai korban.

Selanjutnya, kegiatan ini juga sebagai upaya untuk meluaskan dukungan atas pengesahan Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) yang sedang dibahas di DPR RI.

Kelas Feminis ini tidak hanya dilaksanakan oleh Women’s March Ternate, tapi agenda ini juga didukung oleh teman-teman Jaringan Komunitas Kota Ternate (Jarkot).

“Kelas Feminis diagendakan berlangsung setiap minggunya sampai akhir April nanti dengan tematik seputar isu-isu perempuan,HAM, dan lingkungan. Namun tidak berhenti sampai di situ, Women’s March Ternate juga akan tetap melanjutkan gerakan-gerakan lain yang berhubungan dengan pemenuhan hak-hak perempuan,” tutur Aca, panggilan akrab Rasna Jubair.

Wani selaku anggota Women’s March Ternate juga mengatakan bahwa Kelas Feminis ini dibuat agar relasi laki-laki maupun perempuan tidak lagi bias gender. Peserta juga diharapkan mampu membedakan antara gender sebagai hasil konstruksi sosial sehingga dapat dipertukarkan dan seks sebagai sesuatu yang alami yang berlaku universal.

“Sebab kasus yang beredar terakhir kemarin menjadi pembelajaran bagi kita agar berhati-hati dan bersolidaritas untuk melawan segala bentuk kejahatan seksual, baik dari orang asing maupun orang-orang yang dekat dengan kita,” tambahnya.

Wani menambahkan bahwa tujuan dari Kelas Feminis adalah ruang berbagi ilmu pengetahuan sehingga ke depannya perempuan tidak ditempatkan pada posisi inferior setelah laki-laki.

Penulis: Thaty Balasteng

Baca Lainnya