Kumparan dan Amazon Berkolaborasi

Dari usianya, media ini bisa dikata masih batita. Berdiri sejak Januari 2017 di Indoensia. Meski begitu, ia telah banyak membuat inovasi—kolaborasi dengan orang muda dari berbagai daerah dalam program 1001 media startup. Kini, saya mendapat kabar, media ‘kumpulan pemikiran’ ini, sudah kolaborasi dengan Amazone–menyediakan berita harian berbasis suara dalam bahasa Indonesia melalui Amazon Alexa.

Pada kolaborasi itu, ada aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI), yang dapat menyajikan berita suara dari kumparan melalui perangkat Amazon Echo Series hingga Echo Dot. Perangkat lain yang punya kemampuan Alexa juga dapat mengakses berita suara dari kumparan.

Redaksi kumparan secara khusus memproduksi berita berbasis suara pilihan untuk memenuhi kebutuhan informasi harian pengguna. Informasi ini diperbarui setiap hari. Pengguna cukup memberikan instruksi suara untuk mengaktifkan perangkat.

Kolaborasi kumparan dan amazone. Sumber foto: kumparan.

“Kolaborasi dengan Amazon membuat berita berbasis suara dari kumparan bisa dinikmati di Indonesia dan puluhan negara lain di seluruh dunia melalui Alexa. Audio digital sebagai medium untuk menyampaikan berita sudah diadopsi secara luas oleh generasi milenial dan Gen-Z. kumparan berkomitmen untuk terus berinovasi dalam menyajikan berita melalui teknologi yang relevan dengan khalayak,” kata CEO kumparan, Hugo Diba, dalam rilis yang diterima jalamalut, Jumat 6 Agustus 2021.

kumparan merupakan salah satu penyedia berita yang terpilih untuk menyediakan berita berbasis suara dalam bahasa Indonesia melalui Amazon Alexa. Sebelum kumparan, media lainnya seperti The Economist, Washington Post, Wall Street Journal, dan Al Jazeera, adalah penyedia berita yang tersedia melalui Amazon Alexa.

Berita berbasis suara dari kumparan di Alexa dikemas secara bernas dan ringkas, menyediakan informasi penting dari dalam dan luar negeri. Kehadiran berita berbasis suara ini diharapkan dapat meningkatkan literasi informasi di masyarakat yang nantinya dapat membantu menangkal hoaks.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Haji Salahuddin dan Revolusi Halmahera
Next post Mengibarkan Merah Putih di Benteng Gamlamo