Breaking News

Mengenal Cagar Budaya Bersama BPCB

Sebanyak 20 sekolah, dari Sekolah  Dasar dan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama di empat kecamatan Kota Ternate, belajar mengenal dan menjaga cagar budaya bersama Balai Pelestarian Cagar Budaya Maluku Utara dalam program “Cagar Budaya Goes to School”.

Program ini dijalankan pada Selasa 18 Desember 2018, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Maluku Utara (wilayah kerja Maluku-Malut, Papua, Papua Barat) menggandeng beberapa komunitas yang ada di Kota Ternate untuk belajar bersama siswa-siswi SD dan SLTP. Tahun depan, BPCB menargetkan, program ini pada Sekolah Menengah Umum.

“ini adalah program lanjutan BPCB Malut untuk memberikan pemahaman kepada siswa-siswi mengenal cagar budaya melalui sosialisasi dalam program CB Goes to School,” Kata Kepala BPCB Malut Muhammad Husni pada jalamalut.

Husni bilang, dalam kegiatan, yang juga digerakkan para penggerak komunitas, juga menggunakan alat peraga dalam mengedukasi, mempermudah anak-anak SD mengenal cagar budaya di sekitar mereka, tentang Benteng Kalamata, Benteng Tolukko, Benteng Oranje, Benteng Kastela, hingga Kota Janji.

Kepala Seksi Perlindungan, Pengembangan, dan Pemanfaatan BPCB Malut, Iwaulini mengatakan, pengenalan cagar budaya yang dilakukan itu, yakni mengenal bangunan cagar budaya, struktur, situs, kawasan, “hingga tentang bagaimana menjaga, merawat warisan ini. Misalnya tidak mencoret-coret dinding cagar budaya dan lainnya,” ungkap Iwaulini.

Menurutnya, program Cagar Budaya Masuk Sekolah ini, bagian dari pembinaan pendidikan karakter bangsa, olehnya itu dilibatkan ke sekolah-sekolah khususnya sekolah dasar dan Sekolah Lanjutan tingkat Pertama (SLTP) karena mereka adalah generasi muda, tanamkan kepada mereka nilai-nilai dan benda-benada cagar budaya sebagai bagian dari sejarah sebagai identitas bangsa.

Program ini, dasarnya sesuai imbauan Presiden, dan juga dilaksanakan oleh Dirjen Kebudayaan untuk menanamkan pendidikan karakter bangsa.

BPCB Malut juga melibatkan Balai Bahasa Malut sebagai mitra, merupakan UPT dari kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, “karena bahasa bagian dari kebudayaan, kita perlu melestarikan bahasa seperti bahasa daerah maupun bahasa nasional agar kita dapat mencintai bangsa dengan sunguh-sungguh,”tambahnya.

Koordinator kegiatan Komang Ayu bilang,  dengan adanya kegiatan ini, kami berkoordinasi dengan 30 Sekolah yang ada di Kota Ternate tetapi ada beberapa kendala konfirmasi dari pihak sekolah maka, “kami hanya dapat 20 Sekolah yang meliputi Sekolah Dasar (SD), Sekolah lanjutan Tingkat Pertama (SLTP). dengan konsep yang diusung oleh BPCB Pendekar budaya atau Pendidikan Karakter Budaya, dan juga sosialisasi pentingnya cagar budaya agar dapat menjaga dan tidak boleh mencoret dinding benteng salah satunya,” kata Komang.

“Keterlibatan Komunitas di dalamnya karena komunitas sebagai mitra karena BPCB tahu bahwa komunitas lebih dekat dengan masyarakat. Kami BPCB Malut merencanakan konsep lanjutan ke tingkat SMA, tetapi kami menghimbau kepada anak muda, remaja dan anak-anak yang menggunakan media sosial agar berpartisipasi mempublikasi tentang cagar budaya. Tujuannya agar mereka peduli akan pentingnya cagar budaya sebagai kekayaan kita,” Tambah Ayu.

Kepala Balai bahasa Malut mengatakan, keterlibatan mereka dalam kegiatan Cagar Budaya Go to School yang dilaksanakan oleh BPCB Malut, karena mereka bagian dari UPT Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, selalu bermitra dalam kegiatan-kegiatan BPCB.

Dr. Syarifuddin bilang, dengan adanya kegiatan cagar budaya Goes to School, kami juga terlibat dalam pengenalan situs-situs budaya. Selain itu, keterlibatan kami bersama BPCB yang diwakili Balai bahasa 10 orang karena pegawai BPCB saat ini hanya 18 orang. Tambah Syarifuddin.

Selain itu, BPCB Malut juga melakukan sosialisasi pelestarian cagar budaya di Hotel Grand Dafam, Gamalama Ball Room pada 18-20 Desember 2018. Melibatkan Pemerintah Kota Ternate, Tidore Kepulauan, siswa-siswi, dan para guru.

Penulis: Risman Rais

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *